GURU MIM BANARAN SAMBUNGMACAN

GURU MIM BANARAN SAMBUNGMACAN

siswa

siswa

.

Q.S. Ali Imran : 104

"DAN HENDAKLAH ADA DI ANTARA KAMU SEGOLONGAN UMAT YANG MENYERU KEPADA KEBAJIKAN, MENYURUH KEPADA YANG MA’RUF DAN MENCEGAH DARI YANG MUNKAR; MEREKALAH ORANG-ORANG YANG BERUNTUNG.” (Q.S. ALI IMRAN [3]: 104)

KH. AHMAD DAHLAN

"HIDUP-HIDUPILAH MUHAMMADIYAH DAN JANGAN MENCARI HIDUP DI MUHAMMADIYAH"

WAKTU KITA

🕯 Waktu sedang  "Jaya",  kita merasa banyak teman di sekeliling kita

🕯 Waktu sedang  "Berkuasa",  kita percaya diri melakukan apa saja

🕯 Waktu sedang  "Tak Berdaya",  barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada

🕯 Waktu sedang  "Jatuh",  kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita

🕯 Waktu sedang  "Sakit",  kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting,  jauh melebihi harta

🕯 Manakala  "Miskin",  kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/menderma dan saling membantu

🕯 Masuk  "Usia Tua",  kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan

🕯 Saat  "di Ambang Ajal",  kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia sia

🕯 Hidup tidaklah lama.  Sudah saatnya kita bersama sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA :   Saling menghargai,  saling membantu,  saling memberi,  saling mendukung dan saling mencintai

🕯 Jadilah teman setia tanpa syarat ...
Tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai Hati Nurani yang tulus
Apa yang ditabur itulah yang akan dituai

🕯 Allah tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru,  bunga selalu mekar,  dan mentari selalu bersinar

🕯 Tapi ketahuilah bahwa Allah selalu memberi pelangi di setiap badai,  Memberi senyum di setiap air mata,  Memberi kasih sayang dan berkah di setiap cobaan,  dan jawaban di setiap doa......

🕯 Jangan pernah menyerah,  terus berjuanglah,  Life is so beautiful and colourful....

🕯 Hidup bukanlah suatu tujuan,  melainkan sebuah perjalanan

🕯 Saudaraku,.............
Indahnya hidup bukan karena banyak orang mengenal kita,  namun berapa banyak orang yang bahagia karena kita...

✂ Jangan pernah menjadi  gunting karena gunting bisa  memotong sesuatu menjadi terpisah,  jadilah jarum,  meskipun tajam tetapi bisa menyatukan apa yang terpisah

Hadiah untuk para isteri

Cerita ini buat suami biar selalu ingat .. " ISTERI "..

* SIAPAKAH  " ISTERI " ? *

Orang selalu berkata:
       ADA....
 " ... bekas istri "
 " ... bekas suami "
     TIDAK ADA
 " bekas anak "
" bekas orangtua ".....

Seorang Profesor melakukan riset kecil kpd mahasiswa" nya yang sudah berkeluarga.

Dia lalu meminta 1 orang mahasiswa untuk maju ke depan papan tulis.

�Professor : " Tuliskan 10 nama orang yg paling dekat denganmu."

Lalu mahasiswa itu menulis 10 nama ; ada nama tetangga, orangtua, teman kerja, istri, anak, saudara, dst..

�Profesor : " Sekarang silakan pilih 7 orang di antara 10 nama tsb yg kamu benar2 ingin hidup terus bersamanya "

Mahasiswa itu lalu mencoret 3 nama.

�Profesor : " Silakan coret 2 nama lagi. "

Tinggalah 5 nama tersisa.

�Profesor : " Coret lagi 2 nama."

Tersisalah 3 nama yaitu nama :
 " ibu "
 " Istri " dan
 " anak ".

Suasana kelas jadi hening.... Mereka mengira semuanya sudah selesai dan tak ada lagi yang harus dipilih...

Tiba2 ......
�Profesor  berkata : " Silakan coret 1 nama lagi..! "

Mahasiswa itu tertegun untuk sementara waktu,.. lalu dengan perlahan ia mengambil pilihan yg amat sulit...dan mencoret nama
 " IBU " nya... !!!

..suasana semakin hening..

�Profesor berkata lagi :  " Silakan coret 1 nama lagi !"

Hati sang mahasiswa makin bingung....
Suasana kelas makin tegang ....
Mereka semua juga berpikir keras mencari pilihan yg terbaik...

Mahasiswa itu kemudian mengangkat spidolnya dan dengan sangat lambat ia mencoret nama:
  " ANAK " nya ....!!!

Bersamaan dengan itulah sang mahasiswa tidak kuat lagi membendung air matanya, dan ..., Ia pun " Menangis "...

Awan kesedihan meliputi seluruh sudut ruang kuliah....

Setelah suasana lebih tenang,..... akhirnya sang Profesor bertanya..

� Professor :
 " Kenapa kamu tidak memilih  " orang tua " yg membesarkanmu ...?!?
tidak juga memilih
 " anak " yang adalah darah dagingmu...?!?
kenapa kamu memilih
"  ISTERI " ....?!? ...

Toh istri bisa dicari lagi khan..?!?..

Semua orang didalam ruang kuliah terpana menunggu jawaban dari mulut mahasiswa itu...

Lalu mahasiswa itu berkata lirih :
"Seiring waktu berlalu,... orang tua saya harus pergi.... dan meninggalkan saya....;
Demikian juga anak saya... Jika dia sudah dewasa lalu menikah... Artinya dia pasti meninggalkan saya juga.....

Akhirnya... orang yang benar2 bisa menemani saya dalam hidup ini... bahkan yang dengan sabar dan setia mendampingi dan mensupport saya saat tertatih dan terseok-seok berjalan menghadapi himpitan kehidupan untuk meraih karir hanyalah " ISTRI " saya yang selalu ada ....

Setelah nenarik nafas panjang dia melanjutkan,
"Orangtua dan anak bukanlah saya yg memilih....., tapi Allah SWT yang menganugerahkan..

Sedangkan " ISTERI "..
saya sendirilah yang memilihnya dari sekian wanita yang ada dan saya kenal...

😊😊😊 Salam hormat buat para istri yg rela bangun lebih awal untuk menyiapkan keperluan Anda dan anak Anda,  khususnya di bulan Ramadhan ini..  

Sang istri sibuk dengan rencana masakan yg akan disajikan saat berbuka maupun saur...
Terkadang mereka kehabisan ide untuk menyajikan masakah terbaik dan terenak untuk cintanya..

 Semoga Allah SWT selalu menyiapkan tempat yg mulia di Surga. Menjadikan Ratu dari para bidadari yang anda miliki nanti..

...Aamiin.. aamiin.. aamiin ya Rabbal alaamiin...

KIAMAT

Ust. Yusuf Mansur Tentang 'KIAMAT' Yang Bikin kita  Sadar!!!
"KIAMAT" oleh Ust Yusuf Mansur

Suatu tanda bahwa hari kebangkitan akan tiba sebentar lagi::
4:00 pagi kita bangun solat subuh, kemudian kita bersiap2 utk ke tempat kerja, sampai kantor pukul 7:00 pagi, hari masih gelap.


Mungkin kita anggap hari ini akan hujan, jadi abaikan.

Masuk kantor, bekerja dan kita lihat pukul 12:00 siang, sudah waktunya makan siang, tapi keadaan masih tetap gelap.

Keluar pintu kantor, suasana masih gelap, hitam pekat seperti malam..mungkin masih bisa dianggap hari ini akan hujan lagi.

Jadi abaikan saja.

Tapi kalo jam 14:00 pm pun hari masih gelap.. pertanda apa itu?..

keesokkan pun sama, nonton tv semua orang kalang kabut menceritakan bahwa dunia ini sudah tidak ada lagi siangnya..dan begitu juga dengan lusa..masih tidak ada lagi matahari..

Tetapi pada hari keempat kita bangun pagi, kita dapat melihat matahari, tetapi jangan terkejut   karena matahari telah terbit dari sebelah barat..

Kehebatan ahli dunia akan mengatakan itu fenomena alam, tapi sadarkah, itulah pertanda besar yang paling awal sebelum tibanya hari kiamat!!

Maka telah tertutuplah pintu taubat..

Saat itu, kita akan lihat satu fenomena luar biasa di mana golongan kaya akan keluarkan semua hartanya utk diinfakkan,

Golongan yang tidak pernah baca quran,akan rela 24 jam untuk baca Al qur'an,

Golongan yang tak pernah solat jemaah akan berlari2 dan berbondong bondong menunaikan solat secara berjemaah..

tapi sayangnya semuanya sudah tidak berguna lagi..karena Kiamat telah terjadi

Bismillahirrahmanirrahim.

Kenapa kita tidur saat Allah memanggil?

Tapi kita sanggup menahan kantuk saat menonton film atau menonton tv selama 3 jam?

Kenapa kita bosan saat baca al-qur'an?

Melainkan kita lebih rela membaca timeline twitter, wall facebook, novel atau buku lain?
Melihat tv pagi, siang, malam?

Kenapa kita senang sekali mengabaikan pesan dari Allah?

Tapi kita sanggup memforward pesan yang aneh-aneh?

Kenapa masjid semakin kecil dan sepi ?

Tapi bar dan club, mall semakin besar dan ramai ?

Kenapa kita lebih sangat senang menyembah ARTIS?

Tapi sangat susah untuk menemui ALLAH?

Pikirkan itu !!!

Apakah anda akan menforward pesan ini?

Apakah anda akan mengabaikan pesan ini karena takut ditertawakan dengan kawan yang lain?

Allah Berkata: "Jika kamu menyangkal Aku di depan teman-temanmu, Aku akan menyangkal kamu pada saat hari penghakiman..."

"Barang siapa yang menyampaikan 1(satu) ilmu saja dan ada orang yg mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala

-renungkanlah..

Bacalah
KIAMAT menurut Agama Islam di tandai dgn:

- Kemunculan Imam Mahdi

- Kemunculan Dajjal

- Turunnya Nabi Isa (AS)

- Kemunculan Yakjuj dan Makjuj

- Terbitnya matahari dari Barat ke Timur

- Pintu pengampunan akan ditutup

- Dab'bat al-Ard akan keluar dari tanah & akan menandai muslim yang sebenar2nya

- Kabut selama 40 Hari akan mematikan semua orang beriman sejati shg mereka tidak perlu mengalami tanda2 kiamat lainnya

- Sebuah kebakaran besar akan menyebabkan kerusakan

- Pemusnahan/runtuhnya Kabah

- Tulisan dalam Al-Quran akan lenyap

- Sangkakala akan ditiup pertama kalinya membuat semua makhluk hidup merasa bimbang dan ketakutan

- Tiupan sangkakala yang kedua kalinya akan membuat semua makhluk hidup mati dan yg ketiga yang membuat setiap makhluk hidup bangkit kembali

Nabi MUHAMMAD SAW telah bersabda:
"Barang siapa yg mengingatkan ini kepada orang lain, akan Ku buatkan tempat di syurga baginya pada hari penghakiman kelak"

Kita bisa kirim ribuan bbm mesra, promote, bc yang tidak terlalu penting tapi bila kirim yang berkaitan dengan ibadah mesti berpikir 2x.

Allah berfirman : "jika engkau lebih mengejar duniawi daripada mengejar dekat denganKu maka Aku berikan, tapi Aku akan menjauhkan kalian dari syurgaKu"

Itulah yg dimaksud dajjal yg bermata satu: artinya hanya memikirkan duniawi drpda
 akhirat.

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU 2016/2017

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
MIM BANARAN SAMBUNGMACAN
TAHUN PELAJARAN 2016/2017


MIM BANARAN PADA KEGIATAN USAID PRIORITAS KABUPATEN SRAGEN MODUL III



MENINGKATKAN AKREDITASI GURU MIM BANARAN SAMBUNGMACAN
DALAM KEGIATAN PELATIHAN MODUL III
USAID PRIORITAS KABUPATEN SRAGEN
 





            Dinas Pendidikan Kabupaten, Kantor Kementerian Agama  Seksi Pendidikan Madrasah Kab. Sragen, bekerjasama USAID Prioritas Jateng. Mengadakan Pelatihan Modul III, Tentang Praktek Yang Baik Dalam Pembelajaran SD dan MI yang dilaksanakan di aula Badan Diklat Kabupaten Sragen. Yang alah satu Pesertanya berasal dari sekolah mitra USAID Prioritas Jateng,  yaitu MIM Banaran Sambungmacan.
Iswatik,S.Ag (Kepala Madrasah MIM Banaran Sambungmacan) dalam kegiatan ini Sebagai fasilitator pelatihan yang  sudah mendapatkan TOT dari USAID Prioritas, yang biasa disebut Fasda (fasilitator daerah) Sragen.
            Dalam sambutanya Dewajani Sitouresmi ( District Cordinator USAID Prioritas Kab. Sragen), membacakan temuan dari COP USAID Prioritas Bp. Stewart Weston ; “ Banyak hasil yang menyenangkan, dan guru yang semangat. Banyak siswa menceritakan KBM (kegiatan belajar mengajar) yang menarik. Banyak RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), LK (Lembar Kerja) dan media pembelajaran yang sudah dibuat,  tapi salah satu catatan belum tampak banyak hasil karya siswa yang panjang dan teliti. Yang perlu menjadikan refleksi kita bersama, Mengapa siswa jarang menulis laporan, cerita, karangan yang panjang dan teliti?, Apakah dianggap tidak penting?, Apakah mereka tidak diberi waktu?, Tantangan, dalam praktik mengajar TOT kami mengharapkan akan ada tulisan anak yang "panjang, teliti dan menarik, terdokumentasi dengan baik “.
Dilanjutkan pengarahan dan membuka pelatihan oleh Drs. Turdiyanto,MM (Kabid Tendik), mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sragen, mengatakan; Pelatihan bagi guru kelas awal itu sangat penting. Menangani siswa kelas 1 sampai kelas 3 saat yang paling penting dalam perkembangan siswa. Pelatihan modul 3 ini sangat pas dengan kebutuhan bapak ibu guru kelas awal dan kelas tinggi, karena diajak untuk mempelajari  tentang membaca, membaca dan membaca lagi. Mulai membaca terbimbing hingga membaca mandiri. Ini sangat penting. Guru kelas 1 biasanya senior, guru yang baru tidak berani menangani anak kelas 1, karena memang menangani anak kelas 1 itu paling berat. Pelatihan ini penting untuk dipelajari bersama, tidak hanya untuk guru tetapi juga untuk kepala sekolah dan pengawas. Pembelajaran kelas awal, hendaknya menggunakan metode yang bermacam-macam, karena karakteristik anak kelas awal ini sangat beragam, belum bisa diarahkan dengan mudah. Metode yang beragam ini yang membuat anak bisa menceritakan kembali apa yang dipelajari. Kalau dulu ini namanya didaktik metodik. Sehingga guru memang harus punya kompetensi di bidang ini. Kompetensi guru ada 4 hal, yaitu kompetensi pedagogik; harus dikuasai karena langsung berhubungan dengan anak didik, guru harus memiliki pemahaman tentang anak didik dan mampu mengembangkannya. Yang kedua kompetensi sosial; guru harus bisa memberikan arahan sosialisasi untuk anak. Guru harus mampu berkomunikasi secara efektif dengan anak didik. Ketiga; kompetensi kepribadian, salah satu yang dilihat adalah penampilan. Mulai kepala sampai sepatu akan dilihat oleh siswa, sikap ini akan selalu dilihat oleh anak. Segala sikap dan tingkah laku guru akan dilihat oleh anak. Tutur bahasa guru akan dilihat oleh anak. Keempat adalah kompetensi professional  yaitu penguasaan materi pembelajarn secara luas dan mendalam. Kompetensi guru harus dikuasai. Setiap guru wajib untuk meningkatkan kompetensi masing-masing. Hasil uji kompetensi tahun 2015, Kabupaten Sragen adalah nomor 2 dari bawah, bertahan dari tahun sebelumnya. Itu rata-rata gabungan dari TK hingga SMA/SMK. Kalau dilihat per jenjang, SD menduduki rangking 1 dari bawah. Ini baru hasil tingkat Jawa Tengah, belum tingkat nasional. Kompetensi guru harus mulai ditingkatkan, dan ini dimulai dari membaca. Luangkan waktu untuk membaca. Mari kita bekerja bersama-sama untuk memajukan pendidikan di Sragen. Sesuai dengan tupoksi masing-masing. Kedisiplinan harus kita tingkatkan.
Selain itu, guru sudah mendapatkan tunjangan profesi. Seharusnya itu bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi guru. Mari kita berusaha bersama secara maksimal. Guru itu harus sarjana, bisa meningkatkan ke S2 atau S3. Kalau guru bukan sarjana, maka nanti akan diturunkan menjadi administrasi sekolah. Pengawas juga demikian. Yang tidak bisa naik ke 4B, maka akan turun menjadi fungsional umum dan pensiun pada umur 48 tahun. Nah setelah ada sertifikasi harus membuat karya ilmiah. Maka dari ini, terkait dengan kegiatan hari ini, manfaatkan dengan baik kesempatan belajar ini. Karena pelatihan ini merupakan sarana untuk meningkatkan kompetensi guru dalam akreditasi guru SD & MI.



Materi pelatihan hari pertama  Program membaca berimbang ;  membaca bersama, membaca terbimbing. Kedua; Program membaca berimbang ; membaca mandiri. Merancang program membaca berimbang. Pengelolaa buku bacaan berjenjang. Persiapan & praktek mengajar ( memilih buku dan merancang kegiatan mengajar ) dan simulasi. Persiapan dan praktek mengajar (Simulasi). Penjelasan pelaksanaan praktek kesekolah. Hari ketiga; Praktek mengajar, refleksi bersama praktek mengajar, portofolio & gambaran umum monitoring .
Ditempat yang sama, tanggal 3,4,5,6, Maret 2016. Dilanjutkan pelatihan yang baik dalam Manajemen Sekolah dan Madrasah, Jenjang SD & MI. Peserta sebanyak 85 orang, dan setiap sekolah mitra mengirim 5 orang, terdiri dari kepala sekolah, 2 guru & 2 komite sekolah. Turut diundang Pengawas UPT Kec. Sragen, Kec. Sambungmacan dan pengawas pendidikan madrasah dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sragen.
Materi pelatihan, yaitu gambaran umum monitoring program oleh USAID Prioritas, Kaji ulang kemajuan sekolah, pembahasan rencana tindak lanjut pembelajaran, mengembangkan budaya baca, mendengar aktif, peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu pembelajaran, peran guru peningkatan mutu pembelajaran, peran komite peningkatan mutu pembelajaran, perencanaan sekolah, sikap dan tindakan pemangku kewajiban terhadap peningkatan mutu sekolah, penyusunan rencana tindak lanjut manajemen berbasis sekolah.



Pada kesempatan tersebut, dilakukan tukar pengalaman dari komite sekolah  MIM Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Santoso Budi,SH,MH (ketua). Memaparkan pengalaman manajemen komite sekolah, bagaimana mewujudkan perkembangan sekolah. Manajemen organisasi dalam membantu  sekolah membuat rencana jangka pendek dan panjang, bagaimana membangun jaringan antara sekolah, dengan alumni, donator yang peduli pada pendidikan,  dan transparasi anggaran dengan memanfaatkan internet, media social. Setelah bermitra dengan USAID Prioritas Jateng, mendapat pendampingan intensif dari fasilitator daerah, perubahan dalam mengajar dan media pembelajaran yang lebih menyentuh aspek pengetahuan, ketrampilan dan sikap. Pada pameran pendidikan yang diadakan oleh Kementrian Agama Jawa Tengah bekerjasama dengan USAID Prioritas, Maret 2015,  MIM Banaran, mendapat juara 2, selain itu dengan pendekatan yang memperhatikan knowledge, Skill & attitude, proses belajar mengajar lebih kreatif, inovatif , produktif dan anak didik menjadi lebih percaya diri, ini terbukti saat pameran tingkat Jawa Tengah, siswa yang menjaga pameran dihadapan orang banyak yang belum dikenal mampu menjelaskan dengan sikap penuh percaya diri.
Penutupan pelatihan oleh Drs Effendi Darmono, M.Pd (Kasi pendidikan SD & TK), menekankan, bahwa ; “ Guru harus bisa menjadi pendidik, bagaikan orangtua disekolah. Diniatkan ibadah dan menjadi guru yang mau diulang (belajar). Kedepan murid sekolah dampingan USAID Prioritas ini bisa menjadi anak yang unggul selain berubahan kognetif, juga attitude. Diharapkan para guru bisa merevolusi diri, bisa mengilhami anak didik, jangan hanya menyampaikan bahan, jika terjadi perubahan kurikulum tidak ketinggalan, cepat menyesuiakan, sehingga anak didik bisa terilhami. Kedepan upaya peningkatan kapasitas para guru ini, agar menjadi guru yang cerdas, punya nama abadi di anak didiknya nanti kalua sudah sukses, guru yang sejahtera dan guru yang kreatif.


GERHANA MENURUT PANDANGAN ISLAM

GERHANA MENURUT PANDANGAN ISLAM

Gambar Gerhana Matahari

Matahari dan bulan merupakan dua makhluk Allah Subhanahu wa ta’ala yang sangat akrab dalam pandangan. Peredaran dan silih bergantinya yang sangat yeratur merupakan ketetapan aturan Penguasa Jagad Semesta ini. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman (yang artinya) :
”Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.” (Ar-Rahman : 5)
Maka semua yang menakjubkan dan luar biasa pada matahari dan bulan menunjukkan akan keagungan dan kebesaran serta kesempurnaan Penciptanya. Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa ta’ala membantah fenomena penyembahan terhadap matahari dan bulan. Yang sangat disayangkan ternyata keyakinan kufur tersebut banyak dianut oleh ”bangsa-bangsa besar” di dunia sejak berabad-abad lalu, seperti di sebagian bangsa Cina, Jepang, Yunani, dan masih banyak lagi. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:
وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
”Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah kaliann sujud (menyembah) matahari maupun bulan, tapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika memang kalian beribadah hanya kepada-Nya.” (Fushshilat: 37)
Syariat Islam yang diturunkan oleh Penguasa Alam Semesta ini memberikan bimbingan dan pencerahan terhadap akal-akal manusia yang sempit dan terbatas. Membuktikan bahwa akal para filosof, rohaniawan, para wikan, paranormal dan lain-lain adalah akal yang keliru dan sesat. Kebenaran dan hidayah hanya ada pada syariat yang dibawa oleh para nabi dan rasul ’alaihimussalam.
Diantaranya ajaran yang digagas oleh para filosof, rohaniawan dan lain-lain tentang antariksa, semuanya berbau mistis dan kesyirikan. Termasuk dalam memahami hakekat sebenarnya tentang gerhana matahari dan gerhana bulan. Dua fenomena tersebut oleh banyak kalangan dihubung-hubungkan dengan akan terjadinya peristiwa luar biasa di bumi tempat manusia tinggal. Misalnya saja selang beberapa hari atau beberapa minggu dari gerhana, di daerah tertentu akan terjadi bencana alam, wabah penyakit, keributan atau bentrok antar massa dan sebagainya. Biasanya, untuk mengantisipasinya berbagai ritual (baca: kesyirikan) digelar. Di samping adanya mitos bahwa gerhana terjadi karena raksasa menelan matahari atau bulan, dengan berbagai macam versi ceritanya. Sementara di kubu lain, masyrakat modern yang mengalami kemajuan tekhnologi dan ilmu antariksa ini, menganggap hal itu sebagai fenomena alam biasa. Karena melalui berbagai riset ilmiah, mereka bisa mengetahui sebab terjadinya gerhana tersebut secara pasti.
Dinul Islam yang asas utamanya adalah kemurnian tauhid dan kelurusan aqidah, menjelaskan hakekat sebenarnya gerhana. Tentu saja penjelasan yang bersumber dari Pencipta dan Pengatur matahari-bulan dan pergerakannya, bahkan seluruh alam semesta. Jauh dari kebatilan mitos, takhayul, dan kesyirikan para penyembah alam, jauh pula dari kelalaian kaum rasionalis. Apabila kita membuka kitab-kitab para ulama dan fuqaha Islam dari kalangan Ahlus Sunnah akan kita dapati penjelasan tentang gerhana dalam tinjauan Syariat Islam dengan pembahasan lengkap dan mencukupi.

Definisi Gerhana
Gerhana matahari ( Khusufusy Syams ) adalah hilangnya cahaya matahari sebagian atau total pada waktu siang. Adapun gerhana bulan ( Khusuful Qamar ) adalah hilangnya cahaya bulan sebagian atau total pada waktu malam.

Sabda Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam tentang Gerhana
Dari sahabat al-Mughirah bin Syu’bah, bahwa Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
{إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ, وَلاَ لَحِيَاتِهِ, فَإِذَا رَأَيْتُمُو هُمَا فَادْ عُوا اللهَ وَصَلُّوا حَتَّى تَنْكَشِفَ}
”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua ayat (tanda) di antara ayat-ayat Allah. Tidaklah terjadi gerhana matahari dan bulan karena kematian seseorang atau karena hidup (lahirnya) seseorang. Apabila kalian melihat (gerhana) matahari dan bulan, maka berdoalah kepada Allah dan sholatlah hingga tersingkap kembali.” (HR. Al-Bukhari no. 1043, dan Muslim no. 915)
Sahabat Abu Musa al-Asy’ari radhiallahu ’anhu mengatakan, Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Tanda-tanda ini, yang Allah tampakkan, bukanlah terjadi karena kematian atau kelahiran seseorang. Namun dengannya Allah memberikan rasa takut kepada hamba-hamba-Nya. Maka apabila kalian melihat salah satu darinya, bersegeralah untuk berdzikir, berdoa kepada-Nya dan memohon ampunan-Nya.” (HR. Al-Bukhori no. 1059)
Hadits baginda Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam di atas menunjukkan kepada kita bahwa gerhana bukanlah sekedar fenomena alam biasa. Gerhana merupakan fenomena alam yang memang Allah kehendaki sebagai salah satu ayat (tanda) kebesaran-Nya. Hadits di atas memberikan pelajaran dan tuntunan kepada kaum mukminin terkait gerhana sebagai berikut:
Sebab, gerhana adalah Allah menjadikannya sebagai perimgatan agar hamba-hamba-Nya takut kepada-Nya. Maka tatkala terjadi gerhana hendaklah umat manusia segera ingat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan segera menyadari bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala sedang mengingatkan kelalaian mereka dengan ancaman adzab-Nya. Dari sini, jelaslah bagi kita kesalahan kebanyakan kebanyakan orang yang justru menjadikan fenomena gerhana tersebut sebagai hiburan bagi mereka. Ketika ada informasi bahwa gerhana akan terjadi pada hari tertentu pada jam tertentu, maka mereka bersiap dengan kamera dan teropong masing-masing, mencari tempat-tempat strategis untuk menyaksikan peristiwa ”indah” tersebut. Sungguh sangat jauh dari mengingat Allah Subhanahu wa ta’ala, apalagi menyadari itu sebagai peringatan dari-Nya. Kesalahan ini akibatmenganggap gerhana sebagai kejadian antariksa biasa, yang bersumber dari sikap mengandalkan sains, tanpa mau mengundahkan berita dari Allah Subhanahu wa ta’ala, Pencipta dan Penguasa seluruh alam dengan segenap galaksi dan langit yang ada didalamnya. Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata, ”Ini bantahan terhadap ahli astronomi yang mengira bahwa gerhana merupakan peristiwa biasa, tidak akan maju atau mundur.”
Bantahan terhadap keyakinan-keyakinan/ mitos-mitos batil, atau legenda-legenda kosong. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam membantah keyakinan yang ada dikalangan musyrikin arab saat itu dengan sabdanya, ”Bukanlah terjadi karena kematian atau kelahiran seseorang.” islam memberantas segala keyakinan/ aqidah batil, diantaranya yang bersumber dari astrologi (ahli nujum) yang meyakini bahwa pergerakan/ peredaran bintang, planet dan benda-benda langit lainnya memberikan pengaruh/ ada kaitannya dengan kejadian-kejadian di bumi. Yang dikenal sebagai zodiak, shio, atau nama yang lainnya sesuai dengan agama asal masing-masing yang digagas oleh para filosof, rohaniawan atau paranormal. Termasuk kejadian gerhana yang diyakini sebagai tanda atau sebab (bakal) terjadi peristiwa atau bencana besar di muka bumi. Ini semua adalah batil. Seorang mikmin yang berpegang pada kemurnian tauhid harus meninggalkan keyakinan-keyakinan tersebut. Sangat disayangkan, ada sebagian di antara kaum muslimin yang masih percaya dengan ramalan-ramalan bintang, termasuk pula mitos/ legenda seputar gerhana, atau meyakini peristiwa gerhana ada hubungan dengan bencana alam atau lainnya. Al-Imam al-Khaththabi Rahimahullah berkata, ”Dulu mereka pada masa jahiliyyah berkeyakinan bahwa gerhana menyebabkan terjadinya perubahan di muka bumi, berupa kematian, bencana dan lain-lain. Maka Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam mengajarkan bahwa itu adalah keyakinan batil. Sungguh matahari dan bulan itu adalah dua makhluk yang tunduk kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Keduanya tidak memiliki kekuatan mempengaruhi sesuatu yang lainnya, tidak pula memiliki kemampuan membela diri.” ( lihat Fathul Bari hadits no. 1040)
Tuntutan Islam ketika terjadi gerhana. Baginda Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita tuntunan syariat yang mulia ketika terjadi gerhana matahari maupun gerhana bulan, yaitu ada tujuh hal (sebagaimana dalam hadits-hadits tentang gerhana):
Shalat gerhana
Berdoa
Beristighfar
Bertakbir
Berdzikir
Bershadaqah
Memerdekakan budak
(Lihat HR. Al-Bukhari no. 1040, 1044, 1059, 2519; Muslim no. 901, 912, 914)
Ini dilakukan sejak awal terjadinya gerhana, hingga berakhirnya yang ditandai dengan kembalinya cahaya matahari atau bulan seperti sedia kala. Di antara doa yang beliau perintahkan adalah berlindung dari adzab kubur. Karena gerhana mengakibatkan suasana gelap meskipun pada siang hari, dan dalam suasana tersebut hati manusia pasti dihinggapi rasa takut. Suasana yang demikian mengingatkan kita akan suasana di alam kubur kelak. (Lihat Fathul Bari hadits no.2519).
Karena gerhana merupakan peringatan akan adzab, maka sangat tepat dianjurkan pada kesempatan tersebut untuk memerdekakan budak, sebab amal tersebut bisa memerdekakan seseorang dari api neraka. (Lihat Fathul Bari hadits no. 2519).
Gerhana merupakan peristiwa penting dalam Islam. Islam bernar-benar mengajak hamba untuk menyikapi gerhana yang sedang terjadi sebagai peringatan dari Rabbul ’Alamin Subhanahu wa ta’ala. Hikmah ini tidak bisa diketahui dengan ilmu sains, namun hanya bisa diketahui melalui wahyu yang diturunkan kepada nabi Muhammad Shallallahu ’alaihi wa sallam.
Tidak melakukan shalat gerhana kecuali bila gerhananya terlihat. Sabda Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam di atas, ”Apabila kalian melihat (gerhana) matahari atau bulan, maka berdoalah kepada Allah dan shalatlah.” Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam mengaitkan pelaksanaan shalat gerhana dengan ”melihat (ru’yah)”. Al-Hafidz Ibnu Hajar Rahimahullah mengatakan, ”… karena pelaksanaan shalat (gerhana) dikaitkan dengan ru’yah.” (Lihat Fathul Bari hadits no. 1041). Artinya, apabila telah diperkirakan dengan hisab astronomis terjadi gerhana namun terhalangi oleh langit yang mendung, maka tidak dilakukan shalat gerhana. Atau gerhana terjadi di wilayah lain/ belahan bumi lainnya, sehingga tidak terlihat. Misalnya gerhana terjadi di Eropa, tidak terjadi di Indonesia, maka orang Indonesia tidak disyariatkan untuk melaksanakan shalat gerhana. Atau terjadinya gerhana matahari setelah tenggelamnya matahari, atau gerhana bulan setelah terbitnya matahari sehingga tidak bisa teramati, maka tidak ada shalat gerhana pula.
Gerhana bisa diketahui dengan hisab. Allah Subhanahu wa ta’ala Yang Maha Kuasa telah menjadikan pergerakan matahari dan bulan berjalan dengan rapi dan teratur, sehingga bisa diamati dan dihitung oleh manusia. Termasuk gerhana bisa diketahui dengan hisab astronomis kapan terjadinya, di belahan bumi mana sajakah terjadinya, serta jenis gerhananya, apakah gerhana total, sebagian, cincin dan lain-lain. Namun tidak diambil darinya konsekuensi hukum apapun terkait dengan shalat gerhana atau lainnya. Meskipun gerhana bisa diketahui kapan waktu terjadinya berdasarkan hisab astronomis yang sangat akurat, namun apabila ternyata pada hari-H dan jam-J nya gerhana tidak teramati atau tidak terjadi di wilayah tersebut, maka shalat gerhana tidak bisa dilaksanakan. Hal ini mirip dengan hilal di awal bulan, khususnya ketika menentukan awal bulan Ramadhan dan Syawwal. Meskipun diketahui secara pasti berdasarkan hisab astronomi yang akurat posisi hilal sekian derajat dan dinyatakan memungkinkan untuk diru’yah, namun apabila fakta di lapangan hilal tidak bisa diamati, maka berarti belum masuk Ramadhan atau Idul Fitri.
 

Kemudian, fakta bahwa gerhana bisa diketahui dengan hisab astronomis, tidak menghilangkan sebab dan fungsi gerhana yang diberitakan oleh Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam, yaitu ”Dengannya, Allah memberikan rasa takut kepada hamba-hamba-Nya.” sekali lagi, gerhana bukan peristiwa biasa seperti halnya pasang-surutnya ombak di lautan. Namun ada hikmah besar di balik itu. Oleh karena itu –sebagaimana pada hadits-hadits di atas- sampai-sampai Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam.

10 ALASAN MUSLIM TIDAK BOLEH MERAYAKAN TAHUN BARU



 10 ALASAN MUSLIM TIDAK BOLEH MERAYAKAN TAHUN BARU

Tahun 2015 tinggal menanti hari. Beberapa orang yang bersiap merayakannya, termasuk juga beberapa muslim. Dari mulai sebatas meniup-niup terompet, turut pesta kembang api, acara musik, sampai model-model perayaan yang lebih layak disebut ajang kemaksiatan.
10 hal ini seharusnya cukup menjadi alasan untuk seseorang muslim tidak untuk ikut meyarakan tahun baru, ini dia alasannya:


Alasan Sejarah

Dalam The World Book Encyclopedia dijelaskan bahwa Penguasa Romawi Julius Caesar mengambil keputusan 1 Januari juga sebagai hari permulaan th. baru sejak era ke 46 SM. Orang Romawi menghadirkan hari itu (1 Januari) pada Janus, dewa semua gerbang, pintu-pintu, serta permulaan (saat). Bln. Januari di ambil dari nama Janus sendiri, yakni dewa yang mempunyai dua muka – suatu berwajah menghadap ke (saat) depan serta sebuahnya lagi menghadap ke (masa) lalu.

Jika demikian, merayakan tahun baru masehi memiliki keterkaitan historis dengan ritual/budaya paganisme Romawi. Bagaimana jika tidak tahu sejarah tersebut.? Cukuplah firman Allah menjadi pengingat kita:

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya” (QS. Al isra’: 36)

Tasyabbuh

Perayaan tahun baru masehi adalah kebiasaan orang-orang barat yang sama sekali tidak sesuai dengan ajaran Islam. Merayakan tahun baru termasuk menyerupai kebiasaan mereka (tasyabuh). Kita patut khawatir, sebab tasyabuh bis membuat seseorang jatuh ke dalam golongan yang diserupainya.

Rasulullah bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ


“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)

لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا

“Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami” (HR. Tirmidzi; hasan)

Terompet Yahudi

Perayaan tahun baru identik dengan terompet. Bahkan meniup terompet dianggap sebagai perayaan yang paling sederhana menyambut tahun baru. Selain harganya murah, juga mudah dilakukan.

Tapi tahukah kita bahwa meniup terompet adalah kebiasaan Yahudi sehingga ketika ada sahabat mengusulkan meniup terompet sebagai tanda masuknya shalat, Rasulullah mensabdakan,


هو من أمر اليهود


“Membunyikan terompet adalah perilaku orang-orang Yahudi” (HR. Abu Daud; shahih)

Pemborosan

Merayakan tahun baru, khususnya dengan acara musik dan pesta kembang api serta acara sejenisnya, pastilah membutuhkan dana yang tidak sedikit. Hal ini termasuk bentuk pemborosan yang dibenci oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إن الله كره لكم ثلاثا قيل وقال وإضاعة المال وكثرة السؤال


“Sesungguhnya Allah membenci tiga hal pada kalian; kabar burung, membuang-buang harta, dan banyak bertanya.” (HR. Bukhari)

Begadang sepanjang malam

Salah satu bentuk perayaan tahun baru yang paling umum adalah menunggu detik-detik pergantian tahun, yakni tepat pukul 00:00. Dengan demikian, orang-orang yang merayakan tahun baru, mereka begadang hingga dini hari.

Begadang yang tidak memiliki kemaslahatan merupakan salah satu hal yang dibenci oleh Rasulullah. Jika tidak ada keperluan penting, Rasulullah biasa tidur di awal malam.

وَكَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَهَا وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat isya’ dan ngobrol setelah isya’ (HR. Bukhari)


Meninggalkan shalat

Sering kali, karena begadang sepanjang malam dan baru tidur menjelang fajar atau pagi hari, orang yang merayakan tahun baru meninggalkan Shalat Subuh. Bahkan terkadang shalat isya’ juga tidak dihiraukan karena acara perayaan sudah dimulai sejak petang.

Meninggalkan shalat adalah salah satu dosa besar. Bahkan meninggalkan shalat dengan sengaja, bisa menjerumuskan seseorang ke dalam kekufuran.

Menyia-nyiakan waku

Merayakan tahun baru dengan berbagai bentuk aktifitasnya, apalagi yang hura-hura, adalah termasuk menyia-nyiakan waktu. Padahal, dalam Islam, waktu sangatlah berharga sehingga Allah bersumpah demi waktu. Dan di akhirat nanti, seseorang juga tidak bisa beranjak dari tempatnya hingga ditanya waktunya untuk apa dihabiskan.

Imam Syafi’i membuat kesimpulan yang sangat tepat terkait dengan waktu:

ونفسك إن أشغلتها بالحق وإلا اشتغلتك بالباطل



“Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil)”

Ikhtilath

Perayaan tahun baru umumnya tidak memisahkan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. Sehingga terjadilah ikhtilath yang luar biasa. Bersentuhan lawan jenis menjadi tidak terelakkan, bahkan memang disengaja.

لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ

“Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya.” (HR. Thabrani; shahih)

Hal-hal haram

Perayaan tahun baru dengan musik dan acara sejenis, kadang juga disertai dengan hal yang jelas-jelas haram. Misalnya minuman keras. Jika ini yang dilakukan tentu dosanya semakin banyak.

Terjerumus zina

Termasuk hal yang paling parah dalam perayaan tahun baru adalah terjerumus zina. Ini bukan kekhawatiran semata, karena faktanya banyak berita yang melaporkan pembelian kondom meningkat menjelang tahun baru dan paginya di tanggal 1 Januari ditemukan banyak kondom bekas di lokasi perayaan tahun baru.

Ada yang berzina karena memang sudah direncanakan dari awal. Namun ada juga perempuan yang terjerumus ke dalam zina saat perayaan tahun baru karena dimulai dari ikhtilath dan mengkonsumsi minuman keras hingga mabuk. Na’udzubillah min dzalik.


SEJARAH ISLAM DI SPANYOL

SEJARAH ISLAM DI SPANYOL



Spanyol Islam (711-1492)
Islam Spanyol adalah campuran multi-budaya dari orang-orang dari tiga agama monoteistik besar: Islam, Kristen, dan Yahudi.
Walaupun orang-orang Kristen dan Yahudi hidup di bawah pembatasan, namun dalam waktu yang sangat lama tiga kelompok ini berhasil bersama-sama, dan sampai batas tertentu, saling mengambil manfaat dari kehadiran satu sama lain.
Kenyataan ini membawa peradaban ke Eropa yang sepadan dengan ketinggian Kekaisaran Romawi dan Renaissance Italia.

www.hispanicmuslims.comPada tahun 711 pasukan Muslim datang ke Spanyol dan dalam tujuh tahun menaklukkan Semenanjung Iberia.
Ini lalu menjadi salah satu peradaban Islam yang besar; mencapai puncaknya pada Khalifah Umayyah Cordoba pada abad ke-10.
Kekuasaan Muslim menurun setelah itu dan berakhir pada tahun 1492 ketika Granada ditaklukkan.
Jantung kekuasaan Islam adalah Spanyol Spanyol atau Andulusia.
Periode
Muslim Spanyol bukan hanya satu periode, tetapi serangkaian periode dengan kekuasaan yang berbeda.
• Emirat yang Merdeka (711-756)
• Emirat yang Tidak Merdeka (756-929)
• Khalifah (929-1031)
• Era Al-Murabbitun (1031-1130)
• Kemunduran (1130-1492)
Penaklukan
Kisah yang secara tradisional diyakini terjadi adalah bahwa pada tahun 711, Kristen yang tertindas, kepala Julian, pergi ke Musa bin Nusair, gubernur Afrika Utara, dengan meminta bantuan melawan tirani Visigoth penguasa Spanyol, Roderick.
Musa menjawab dengan mengirimkan jenderal muda Tariq bin Ziyad dengan pasukan 7.000 pasukan. Nama Gibraltar berasal dari Jabal At-Tariq yang dalam bahasa Arab berarti ‘Bukit Tariq’ dinamai tempat di mana pasukan Muslim mendarat.
Cerita tentang permohonan bantuan ini tidak diterima secara umum. Tidak diragukan bahwa Tariq menyerbu Spanyol, tetapi alasan untuk hal itu mungkin lebih berkaitan dengan dorongan Muslim untuk memperbesar wilayah mereka.
Pasukan Muslim mengalahkan tentara Visigoth dengan mudah, dan Roderick terbunuh dalam pertempuran itu.
Setelah kemenangan pertama, kaum muslim menguasai sebagian besar Spanyol dan Portugal dengan sedikit kesulitan, dan bahkan dengan sedikit perlawanan. Pada tahun 720 Spanyol itu sebagian besar berada di bawah kekuasaan Muslim (atau Moor, nama yang sering disebut).
Kekuatan Islam yang berkuasa terdiri atas kebangsaan yang berbeda, dan banyak dari pasukan yang berpindah agama dengan motivasi yang tidak pasti, sehingga pembentukan negara muslim yang koheren itu tidak mudah.
Andalusia
Pusat kekuasaan Islam adalah Spanyol Selatan atau Andulusia. Nama Andalusia berasal dari istilah Al-Andalus yang digunakan oleh orang Arab, berasal dari orang-orang Vandal yang telah menetap di wilayah ini.
Stabilitas
Stabilitas pada Muslim Spanyol terwujud pada pembentukan Bani Umayyah Andalusia, yang berlangsung tahun 756 hingga 1031.
Yang berjasa adalah Amir Abd al-Rahman, yang mendirikan Emirat Cordoba, dan mampu menyatukan berbagai kelompok-kelompok Muslim yang telah menaklukkan Spanyol untuk bersama-sama menguasainya.
Masa Keemasan
Masa kekuasaan Muslim di Spanyol sering digambarkan sebagai “zaman keemasan” ilmu pengetahuan di mana perpustakaan, perguruan tinggi, pemandian umum didirikan dan sastra, puisi dan arsitektur berkembang. Baik muslim dan non-Muslim telah memberikan kontribusi besar untuk berkembangnya budaya di sana.
Sebuah Keemasan Toleransi Agama?
Spanyol Islam kadang-kadang digambarkan sebagai “zaman keemasan” toleransi agama dan etnis serta harmoni antara Muslim, Kristen dan Yahudi.
Beberapa sejarawan percaya bahwa gagasan tentang sebuah zaman keemasan adalah palsu dan akan membawa pembaca modern untuk percaya, secara keliru, bahwa Muslim Spanyol itu toleran dengan standar yang sama dengan torleransi Britania abad ke-21.
Keadaan sebenarnya lebih rumit. Sejarawan terkemuka Bernard Lewis menulis bahwa status non-Muslim dalam Islam Spanyol adalah semacam kewarganegaraan kelas dua tapi dia terus berkata:
"Kelas dua kewarganegaraan, meskipun kelas kedua, itu adalah sebuah kewarganegaraan. Melibatkan beberapa hak, meskipun tidak semua, dan yang pasti lebih baik daripada tidak ada hak sama sekali ..."
"... Sebuah status yang, meskipun merupakan salah satu bentuk rendah diri kepada kelompok dominan, yang ditetapkan oleh hukum, diakui oleh tradisi, dan dikonfirmasi oleh persetujuan masyarakat umum, tidak boleh dipandang rendah." (Bernard Lewis, The Jews of Islam, 1984).
Hidup non-Muslim dalam Spanyol Islam
Yahudi dan Kristen mempertahankan beberapa bentuk kebebasan di bawah kekuasaan Islam, mereka menyediakan dan mematuhi aturan-aturan tertentu. Meskipun aturan-aturan itu kini akan dianggap benar-benar tidak dapat diterima, mereka tidak banyak terbebani menurut standar waktu itu, dan dalam banyak hal non-Muslim Islam Spanyol (setidaknya sebelum 1050) diperlakukan lebih baik daripada yang mungkin dipikirkan oleh orang-orang jajahan selama periode sejarah.
• Mereka tidak dipaksa untuk hidup di ghetto-ghetto atau lokasi khusus lainnya
• Mereka bukan budak
• Mereka tidak dicegah untuk tetap pada iman mereka
• Mereka tidak dipaksa untuk ganti agama atau mati di bawah kekuasaan Islam
• Mereka tidak dilarang untuk mencari nafkah dengan cara tertentu, mereka sering mengambil pekerjaan yang dijauhi oleh umat Islam;
o termasuk pekerjaan yang tidak menyenangkan adalah penyamakan kulit dan penjagalan
o tapi juga menyenangkan pekerjaan seperti perbankan dan berhubungan dengan emas dan perak
• Mereka bisa bekerja sebagai pegawai negeri pada penguasa Islam
• Orang Yahudi dan Kristen mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat dan budaya
Pandangan alternatif tentang Masa Keemasan Toleransi adalah bahwa orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen sangat terikat dalam Spanyol Islam, dengan dipaksa untuk hidup dalam keadaan ‘dhimmitude’ (dzimmiy). (Dzimmi adalah non-muslim yang tinggal di sebuah negara Islam. Mereka bukan budak, tetapi tidak memiliki hak yang sama dengan seorang Muslim yang tinggal di negara yang sama).
Di negara Islam Spanyol, Yahudi dan Kristen ditoleransi jika mereka:
Mengakui superioritas Islam
Menerima kekuasaan Islam
Membayar pajak yang disebut jizyah kepada penguasa muslim dan kadang-kadang membayar lebih tinggi dari pajak lainnya
Menghindari penghujatan
Tidak mencoba untuk mengkonversi orang Muslim
Mematuhi aturan-aturan yang ditetapkan oleh pihak yang berwenang. Ini termasuk:
o pembatasan pakaian dan kebutuhan untuk memakai lencana khusus
o pembatasan pada pembangunan sinagog dan gereja
o tidak diizinkan untuk membawa senjata
o tidak bisa menerima warisan dari seorang muslim
o tidak bisa mewariskan apa pun untuk seorang muslim
o tidak bisa memiliki budak Muslim
o dzimmi pria tidak bisa menikah dengan seorang wanita Muslim (tapi sebaliknya dapat diterima)
o dzimmi tidak bisa memberikan kesaksian dalam pengadilan Islam
o dzimmi akan mendapatkan kompensasi lebih rendah dari umat Islam yang cederanya sama
Kadang-kadang ada pembatasan praktik ibadah yang terlalu terang-terangan. Bunyi lonceng atau menyanyi terlalu keras dibatasi.
Banyak orang Kristen di Spanyol berasimilasi dengan kultur Muslim. Beberapa di antara mereka belajar bahasa Arab, mengadopsi pakaian yang sama dengan penguasa (beberapa wanita Kristen bahkan mulai mengenakan jilbab); beberapa mengambil nama Arab. Kristen yang melakukan ini dikenal sebagai Mozarabs.
Para penguasa muslim tidak memberi non-muslim status yang setara; non-Muslim berada di bagian masyarakat tingkat bawah.
Masyarakat dibagi secara tajam menurut etnis dan agama, dengan suku-suku Arab berada di puncak hirarki, diikuti oleh Barbar yang tidak pernah diakui secara sama, meskipun mereka Islam; lebih rendah dalam skala adalah mullawadun yang masuk Islam dan, di bagian paling bawah, para dhimmi Kristen dan Yahudi (Bat Ye'or, Islam and Dhimmitude, 2002).
Kaum muslimin tidak secara eksplisit membenci atau menganiaya non-Muslim. Sebagaimana Bernard Lewis menyatakannya:
kontras dengan anti-Semitisme Kristen, perilaku Muslim terhadap non-Muslim bukan benci atau rasa takut atau iri tetapi hanya semacam penghinaan (Bernard Lewis, The Jews of Islam, 1984).
Sebuah contoh penghinaan ini ditemukan di abad ke-12:
Seorang Muslim tidak boleh pijat seorang Yahudi atau seorang Kristen atau membersihkan kakus mereka. Orang Yahudi dan Kristen lebih cocok untuk seperti perdagangan, karena mereka adalah pedagang yang keji.
Mengapa non-Muslim ditoleransi di Spanyol Islam?
Ada beberapa alasan mengapa para penguasa muslim toleran terhadap agama berbeda:
• Yudaisme dan Kristen adalah agama monoteisme, jadi umat mereka dianggap menyembah Tuhan yang sama
o walaupun memiliki beberapa kepercayaan dan praktek-praktek yang berbeda, seperti tidak mau menerima Muhammad dan Al-Qur'an
• Orang-orang Kristen kalah jumlah kaum muslimin
o massa konversi atau massa eksekusi tidak praktis
o melarang atau mengendalikan kepercayaan begitu banyak orang akan berbiaya mahal
• Melibatkan non-Muslim dalam pemerintahan memberikan para penguasa petugas administrasi
o yang setia (karena tidak terikat ke salah satu dari berbagai kelompok Muslim)
o yang bisa dengan mudah disiplin atau dipecat jika diperlukan. (Seorang Pejabat memiliki seorang Kristen sebagai kepala pengawalnya)
• Ayat-ayat dalam Al-Qur'an mengatakan bahwa orang Kristen dan Yahudi harus ditoleransi jika mereka mematuhi aturan-aturan tertentu
Penindasan Spanyol Islam Belakangan
vladtepesblog.comTidak semua penguasa Muslim Spanyol toleran. Al-Manshur menjarah gereja dan memberlakukan pembatasan ketat.
Posisi non-Muslim di Spanyol memburuk secara substansial dari pertengahan abad ke-11 ketika para penguasa lebih ketat dan Islam datang di bawah tekanan besar dari luar.
Orang Kristen tidak diizinkan memiliki rumah lebih tinggi daripada umat Islam, tidak boleh mempekerjakan pelayan Muslim, dan harus memberi jalan kepada umat Islam di jalanan.
Orang Kristen tidak boleh menampilkan simbol-simbol iman mereka di luar, bahkan tidak boleh membawa Alkitab. Ada penganiayaan dan eksekusi.
Salah satu peristiwa terkenal adalah pembunuhan terencana di Granada pada tahun 1066, dan ini diikuti dengan kekerasan dan diskriminasi lebih lanjut di mana kerajaan Islam itu sendiri berada di bawah tekanan.
Bersamaan dengan mundurnya kerajaan Islam, dan lebih banyak wilayah yang diambil alih kembali oleh penguasa Kristen, orang Muslim di daerah Kristen menemukan diri mereka menghadapi tekanan-tekanan yang sama dengan yang sebelumnya mereka telah lakukan terhadap orang lain.
Namun, secara keseluruhan, banyak kelompok agama minoritas akan menjadi lebih buruk setelah Islam digantikan di Spanyol oleh Kristen.
Ada juga budaya aliansi, terutama dalam arsitektur - 12 singa di istana Al-Hambra adalah pengaruh Kristen.
Masjid di Cordoba, sekarang diubah menjadi katedral masih, agak ironis, yang dikenal sebagai La Mezquita atau secara harfiah, masjid.
Masjid ini dibangun pada akhir abad ke-8 oleh pangeran Ummayyad Abd Al-Rahman bin Muawiyah.
Di bawah pemerintahan Abdul Rahman III (r. 912-961) Islam Spanyol mencapai kekuasaan terbesarnya, setiap Mei, kampanye diluncurkan menuju perbatasan Kristen, ini juga merupakan puncak budaya peradaban Islam di Spanyol.
Cordoba
Pada abad ke-10, Cordoba, ibukota Bani Umayyah di Spanyol, tak tertandingi di Timur dan Barat dalam hal kekayaan dan peradaban. Seorang penulis menulis tentang Cordoba:
ada setengah juta penduduk, tinggal di 113.000 rumah. Ada 700 masjid dan 300 pemandian umum tersebar di seluruh kota dan sub kotanya. Jalan-jalan beraspal dan bercahaya ... Ada toko-toko buku dan lebih dari tujuh puluh perpustakaan.
Sarjana Muslim berfungsi sebagai penghubung utama dalam membawa filsafat Yunani—di mana umat Islam adalah penjaga utama—ke Eropa Barat.
Ada Persimpangan dan aliansi antara para penguasa Muslim dan penguasa Kristen seperti pejuang legendaris Spanyol, El-Cid, yang berjuang baik terhadap dan bersama umat Islam.
Interaksi Muslim, Yahudi dan Kristen
Bagaimana Muslim, Yahudi dan Kristen berinteraksi dalam praktik? Apakah ini adalah periode toleransi yang kasat mata diperkuat dengan rasa saling menghormati teks-teks suci? Apa yang pada akhirnya menyebabkan jatuhnya Cordoba dan Spanyol Islam? Dan apakah kita bersalah karena telah terlalu memuja periode ini sebagai zaman keemasan hidup bersama?
Tiga kontributor mendiskusikan pertanyaan ini dengan Melvyn Bragg. Mereka adalah: Tim Winter, yang memeluk Islam dan dosen dalam Studi Islam di Fakultas of Divinity di Cambridge University; Martin Palmer, seorang pengkhotbah awam Anglikan dan teolog penulis The Sacred History of Britain; dan Mehri Niknam, Direktur Eksekutif Maimonides Foundation, sebuah gabungan Muslim-Yahudi Interfaith Foundation di London.
Kehancuran
Runtuhnya kekuasaan Islam di Spanyol adalah karena tidak hanya meningkatkan agresi dari negara-negara Kristen, tapi juga melahirkan perpecahan di antara para penguasa muslim. Bencana itu datang baik dari pusat dan ekstremitas.
Pada awal abad ke-11, kekhalifahan Islam satu-satunya telah hancur menjadi kerajaan-kerajaan kecil. Pusat Islam besar pertama yang jatuh ke tangan Kristen adalah Toledo pada tahun 1085.
Kaum muslimin membalas dengan pasukan dari Afrika di bawah Jenderal Yusuf bin Tasyfin yang mengalahkan orang-orang Kristen secara meyakinkan pada 1086, dan 1102 telah merebut kembali sebagian besar dari Andalusia. Secara umum mampu menyatukan kembali banyak Muslim Spanyol.
Kebangkitan Kembali
Itu tidak bertahan lama. Yusuf meninggal pada 1106, dan, salah satu sejarawan mengatakan, para “penguasa negara-negara Muslim mulai saling jagal satu sama lain lagi”.
Pemberontakan internal pada 1144 dan 1145 kemudian menghancurkan persatuan Islam, dan walaupun sesekali berhasil secara militer, dominasi Islam Spanyol itu berakhir untuk selamanya.
Kaum muslimin akhirnya kehilangan semua kekuasaannya di Spanyol pada 1492. Oleh penguasa Kristen 1502 mengeluarkan perintah mengharuskan semua umat Islam masuk agama Kristen, dan ketika ini tidak berhasil, mereka memaksakan pembatasan brutal kepada Muslim Spanyol yang masih tersisa

Sejarah Pramuka Indonesia

Sejarah Pramuka Indonesia


Scouting yang di kenal di Indonesia dikenal dengan istilah Kepramukaan, dikembangkan oleh Lord Baden Powell sebagai cara membina kaum muda di Inggris yang terlibat dalam kekerasan dan tindak kejahatan, beliau menerapkan scouting secara intensif kepada 21 orang pemuda dengan berkemah di pulau Brownsea selama 8 hari pada tahun 1907. Pengalaman keberhasilan Baden Powell sebelum dan sesudah perkemahan di Brownsea ditulis dalam buku yang berjudul “Scouting for Boy”.
Melalui buku “Scouting for Boy” itulah kepanduan berkembang termasuk di Indonesia. Pada kurun waktu tahun 1950-1960 organisasi kepanduan tumbuh semakin banyak jumlah dan ragamnya, bahkan diantaranya merupakan organisasi kepanduan yang berafiliasi pada partai politik, tentunya hal itu menyalahi prinsip dasar dan metode kepanduan.
Keberadaan kepanduan seperti ini dinilai tidak efektif dan tidak dapat mengimbangi perkembangan jaman serta kurang bermanfaat dalam mendukung pembangunan Bangsa dan pembangunan generasi muda yang melestarikan persatuan dan kesatuan Bangsa.
Memperhatikan keadaan yang demikian itu dan atas dorongan para tokoh kepanduan saat itu, serta bertolak dari ketetapan MPRS No. II/MPRS/1960, Presiden Soekarno selaku mandataris MPRS pada tanggal 9 maret 1961 memberikan amanat kepada pimpinan Pandu di Istana Merdeka. Beliau merasa berkewajiban melaksanakan amanat MPRS, untuk lebih mengefektifkan organisasi kepanduan sebagai satu komponen bangsa yang potensial dalam pembangunan bangsa dan negara.
Oleh karena itu beliau menyatakan pembubaran organsiasi kepanduan di Indonesia dan meleburnya ke dalam suatu organisasi gerakan pendidikan kepanduan yang tunggal bernama GERAKAN PRAMUKA yang diberi tugas melaksanakan pendidikan kepanduan kepada anak-anak dan pemuda Indoneisa. Gerakan Pramuka dengan lambang TUNAS KELAPA di bentuk dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961.
Meskipun Gearakan Pramuka keberadaannya ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961, namun secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961 sesaat setelah Presiden Republik Indonesia menganugrahkan Panji Gerakan Pramuka dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961. Sejak itulah maka tanggal 14 Agustus dijadikan sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka.
Perkembangan Gerakan Pramuka mengalami pasang surut dan pada kurun waktu tertentu kurang dirasakan pentingnya oleh kaum muda, akibatnya pewarisan nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah Pancasila dalam pembentukan kepribadian kaum muda yang merupakan inti dari pendidikan kepramukaan tidak optimal. Menyadari hal tersebut maka pada peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-45 Tahun 2006, Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka. Pelaksanaan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang antara lain dalam upaya pemantapan organisasi Gerakan Pramuka telah menghasilkan terbitnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang GERAKAN PRAMUKA

Sejarah Pramuka Dunia


Sejarah Pramuka Dunia


A.  Pendahuluan

Kalau kita mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup pendiri gerakan kepramukaan sedunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell.
Hal ini disebabkan pengalaman beliaulah yang mendasari pembinaan remaja di negara Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepramukaan.

B.  Riwayat hidup Baden Powell

Lahir tanggal 22 Pebruari 1857 dengan nama Robert Stephenson Smyth. Ayahnya bernama powell seorang Professor Geometry di Universitas Oxford, yang meninggal ketika Stephenson masih kecil.
Pengalaman Baden Powell yang berpengaruh pada kegiatan kepramukaan banyak sekali dan menarik diantaranya :
  1. Karena ditinggal bapak sejak kecil, maka mendapatkan pembinaan watak ibunya.
  2. Dari kakaknya mendapat latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah raga dan lain-lainnya.
  3. Sifat Baden Powell yang sangat cerdas, gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga disukai teman-temannya.
  4. Pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara.
  5. Terkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan.
  6. Pengalaman mengalahkan Kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.

Pengalaman ini ditulis dalam buku “Aids To Scouting” yang merupakan petunjuk bagi Tentara muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas penyelidik dengan baik. William Smyth seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris minta agar Baden Powell melatih anggotanya sesuai dengan pengalaman beliau itu. Kemudian dipanggil 21 pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris, diajak berkemah dan berlatih di pulau Browns Sea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari.

Tahun 1910 BP pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Pada tahun 1912 menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak. Beliau mendapat titel Lord dari Raja George pada tahun 1929 Baden Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.

C.  Sejarah Kepramukaan Sedunia

Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”. Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.

            Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istri beliau.

Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.

Tahun 1918 beliau membentuk Rover Scout bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.

Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

Tahun 1924 Jambore II                di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
Tahun 1929 Jambore III              di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
Tahun 1933 Jambore IV              di Godollo, Budapest, Hongaria
Tahun 1937 Jambore V                di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
Tahun 1947 Jambore VI              di Moisson, Perancis
Tahun 1951 Jambore VII             di Salz Kamergut, Austria
Tahun 1955 Jambore VIII           di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris
Tahun 1959 Jambore IX              di Makiling, Philipina
Tahun 1963 Jambore X                di Marathon, Yunani
Tahun 1967 Jambore XI              di Idaho, Amerika Serikat
Tahun 1971 Jambore XII             di Asagiri, Jepang
Tahun 1975 Jambore XIII           di Lillehammer, Norwegia
Tahun 1979 Jambore XIV           di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan
Tahun 1983 Jambore XV             di Kananaskis, Alberta, Kanada
Tahun 1987 Jambore XVI           di Cataract Scout Park, Australia
Tahun 1991 Jambore XVII          di Korea Selatan
Tahun 1995 Jambore XVIII        di Belanda
Tahun 1999 Jambore XIX           di Chili, Amerika Selatan
Tahun 2003 Jambore XX             di Thailand

Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.

Tahun 1920 dibentuk Dewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.

Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen.

Biro Kepramukaan sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin.