GURU MIM BANARAN SAMBUNGMACAN

GURU MIM BANARAN SAMBUNGMACAN

siswa

siswa

.

Q.S. Ali Imran : 104

"DAN HENDAKLAH ADA DI ANTARA KAMU SEGOLONGAN UMAT YANG MENYERU KEPADA KEBAJIKAN, MENYURUH KEPADA YANG MA’RUF DAN MENCEGAH DARI YANG MUNKAR; MEREKALAH ORANG-ORANG YANG BERUNTUNG.” (Q.S. ALI IMRAN [3]: 104)

KH. AHMAD DAHLAN

"HIDUP-HIDUPILAH MUHAMMADIYAH DAN JANGAN MENCARI HIDUP DI MUHAMMADIYAH"

ANDA BERTEMAN KARENA APA...????


ANDA BERTEMAN KARENA APA...????
.
.
TEMAN.........

Bila kau berteman karena kelebihan yang dipunyai oleh temanmu.
Sungguh...suatu saat kau akan kecewa dengan kekurangannya.

Bila kau berteman karena kebaikan yang dipunyai oleh temanmu.
Sungguh....suatu saat kau akan kecewa akan kejelekannya.

Bila kau berteman karena kesamaan pikiran yang kalian punyai.
Sungguh...suatu saat kau akan kecewa dengan perbedaan pemikirannya.

Bila kau berteman karena temanmu terlihat menyenangkan.
Maka...suatu hari kau akan kecewa akan sikap temanmu yang menyebalkan.

Bila kau berteman karena Allah.

Maka kau akan sadar bahwa temanmu hanyalah manusia biasa.

Yang bisa benar dan bisa juga salah.
Bisa juga terkadang khilaf.
Punya kelebihan dan kekurangan.
Karena tidak ada manusia yang sempurna.

Bila kita mencari teman dan sahabat yang sempurna.
Maka yang ada hanyalah kekecewaan yang tiada tara. Karena kita juga bukan malaikat yang tanpa cela.

Selama mereka tidak berbuat dholim yang merugikanmu.
Selama mereka tidak mengkhianati amanahmu.
Selama mereka tidak memfitnahmu atau melakukan perbuatan keji lainnya.

Maka mereka adalah sahabatmu.
Berilah mereka maaf atas kekurangan mereka.

Karena kita juga sangat suka apabila orang lain memaafkan kesalahan kita.

Ada 3 jenis teman didunia ini. Yaitu ;

1. Teman yang hanya memanfaatkan.

Yaitu teman yang hanya mencari manfaat dari kita. Mereka senang bila diberi dan kecewa bila tidak diberi

(QS At Taubah 58)

2. Teman sekedar bersenang-senang masalah dunia.

Mereka suka menyia-nyiakan waktu dan tidak bisa diambil manfaatnya untuk urusan akhirat.

3. Teman yang memiliki keutamaan.

Mereka membawa pada kebaikan. Suka mengingatkan temannya tanpa menjatuhkan kehormatannya.

Dari 3 jenis teman diatas kita tentu memilih teman yang nomor 3.

Tapi kita lupa, kita sering menilai orang lain dan seringkali lupa menilai diri sendiri.
Kita (saya, diri kita sendiri) termasuk teman nomor berapa dimata teman kita ?
Apa yang ke 3 ? Ke 2 ?
Atau jangan-jangan malah masuk kategori yang pertama ?

Naudzu billah ...

Sejarah Tahun Baru Masehi

Sejarah Tahun Baru Masehi

Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir.

Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.

Perayaan Tahun Baru Zaman Dulu
Seperti kita ketahui, tradisi perayaan tahun baru di beberapa negara terkait dengan ritual keagamaan atau kepercayaan mereka—yang tentu saja sangat bertentangan dengan Islam. Contohnya di Brazil. Pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Brazil berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menaburkan bunga di laut, mengubur mangga, pepaya dan semangka di pasir pantai sebagai tanda penghormatan terhadap sang dewa Lemanja—Dewa laut yang terkenal dalam legenda negara Brazil.

Seperti halnya di Brazil, orang Romawi kuno pun saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci untuk merayakan pergantian tahun. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, bulan Januari diambil dari nama dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang).

Sedangkan menurut kepercayaan orang Jerman, jika mereka makan sisa hidangan pesta perayaan New Year’s Eve di tanggal 1 Januari, mereka percaya tidak akan kekurangan pangan selama setahun penuh. Bagi orang kristen yang mayoritas menghuni belahan benua Eropa, tahun baru masehi dikaitkan dengan kelahiran Yesus Kristus atau Isa al-Masih, sehingga agama Kristen sering disebut agama Masehi. Masa sebelum Yesus lahir pun disebut tahun Sebelum Masehi (SM) dan sesudah Yesus lahir disebut tahun Masehi.

Pada tanggal 1 Januari orang-orang Amerika mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman atau nonton televisi: Parade Bunga Tournament of Roses sebelum lomba futbol Amerika Rose Bowl dilangsungkan di Kalifornia; atau Orange Bowl di Florida; Cotton Bowl di Texas; atau Sugar Bowl di Lousiana. Di Amerika Serikat, kebanyakan perayaan dilakukan malam sebelum tahun baru, pada tanggal 31 Desember, di mana orang-orang pergi ke pesta atau menonton program televisi dari Times Square di jantung kota New York, di mana banyak orang berkumpul. Pada saat lonceng tengah malam berbunyi, sirene dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang menerikkan “Selamat Tahun Baru” dan menyanyikan Auld Lang Syne.Di negara-negara lain, termasuk Indonesia? Sama saja!

Bagi kita, orang Islam, merayakan tahun baru Masehi, tentu saja akan semakin ikut andil dalam menghapus jejak-jejak sejarah Islam yang hebat. Sementara beberapa bulan yang lalu, kita semua sudah melewati tahun baru Muharram, dengan sepi tanpa gemuruh apapun. [islampos]