GURU MIM BANARAN SAMBUNGMACAN

GURU MIM BANARAN SAMBUNGMACAN

siswa

siswa

.

Q.S. Ali Imran : 104

"DAN HENDAKLAH ADA DI ANTARA KAMU SEGOLONGAN UMAT YANG MENYERU KEPADA KEBAJIKAN, MENYURUH KEPADA YANG MA’RUF DAN MENCEGAH DARI YANG MUNKAR; MEREKALAH ORANG-ORANG YANG BERUNTUNG.” (Q.S. ALI IMRAN [3]: 104)

KH. AHMAD DAHLAN

"HIDUP-HIDUPILAH MUHAMMADIYAH DAN JANGAN MENCARI HIDUP DI MUHAMMADIYAH"

LAPORAN KEUANGAN PER TANGGAL 2 MEI 2015


LAPORAN KEUANGAN
PANITIA PEMBANGUNAN MIM BANARAN
PER TANGGAL 2 MEI 2015




Pemasukan




Saldo Laporan per 25 April 2015

23.015.000

Anisa
2
200.000

M Gabril
1b
200.000

Bilal
1b
200.000

Dustin
1b
200.000

Abdilla
1b
200.000

M Zidan (Agung Susetyo)
6
250.000

Dafa (Agung Susetyo)
1a
250.000

Pak. Sumarno (Talkhah)
Alumni / sidoharjo
500.000

Pak. Hendri Sri yahman
Alumni / Banaran
500.000

Pak. hudayah
Banaran
100.000

Indah /Indra
Kelas 5 / 6
200.000

Septian
4
200.000

Pak. Wawan
Bangka
1.000.000

Pak. Sutrisno
Bangka
1.000.000

Hamba Allah 2 x @ 200.000
Optik Lor Inpres
400.000

Pengembalian Uang Belanja Bu Nanik

503.000

JUMLAH

28.918.000




Pengeluaran




Bayar Tukang 25 April (Sore)
2.395.000


Dikeluarkan Untuk Bu Nanik
4.000.000


Minum Snack
140.000


Biaya / Bayar Tukang 2 Mei
2.010.000


bendrat paku begel (Pak Sali)
180.000














JUMLAH
8.725.000





SALDO UANG
Pemasukan - Pengeluaran
20.193.000


28.718.000     -    8.725.000






Saldo
20.193.000


Uang Di Bank/ rekening
16.400.000


Uang Dibawa bendahara
3.793.000






















Laporan Belanja dari Bu Nanik







Dikeluarkan bendahara Untuk Bu Nanik


Minggu 1 Membawa 1.000.000 dan Minggu 2 Bawa 4.000.000



Total dibawa Bu Nanik 5.000.000







Pengeluaran


20-Apr
Nota 1
50.000


Nota 2
28.000


Nota 3
430.000


2 Ikrak
24.000


2 Bambu
20.000

23-Apr
Nota 4
2.350.000

24-Apr
Nota 5
865.000

27-Apr
Upah Bikin Kusen



- 2 Pintu
200.000


- 1 BU Lubang 1
40.000


- 2 BU Lubang 3
240.000


- 3 BU Lubang 2
240.000


- Ongkos Becak
10.000



4.497.000










Uang diterima Bu Nanik
5.000.000


Buat Belanja
4.497.000


Dikembalikan ke Bendahara
503.000
 (masuk pada Pemasukan di atas)






AIR INI HANYA UNTUK INSINYUR



KISAH NYATA INSPIRATIF:
“AIR INI HANYA UNTUK INSINYUR!!”


Di sebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab, tahun 40-an. Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokannya yang kering.

Ia begitu gembira melihat air dingin yang tampak di depannya dan bersegera mengisi air dingin ke dalam gelas.

Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan, “Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Km cuma pekerja rendahan. Air ini khusus untuk insinyur”.

Suara itu berasal dari mulut seorang insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tersebut.

Hardikan itu selalu terngiang di kepala remaja tersebut. Ia lalu bertanya-tanya Knp ini terjadi padaku? Knp segelas air saja dilarang untukku? Apakah karena aku pekerja rendahan, sedangkan mereka insinyur? Apakah kalau aku jadi insinyur aku bisa minum? Apakah aku bisa jadi insinyur seperti mereka?

Pertanyaan itu selalu tengiang-ngiang dalam dirinya. Kejadian ini akhirnya menjadi momentum baginya untuk membangkitkan “SIKAP POSITIF”.

Remaja miskin itu lalu bekerja keras siang hari dan melanjutkan sekolah malam hari. Hampir setiap hari ia kurang tidur untuk mengejar ketertinggalannya.Tidak jarang olok-olok dari teman pun diterimanya, hingga akhirnya dia lulus.

Kerja kerasnya membuat perusahaan memberi kesempatan padanya untuk mendalami ilmu. Ia dikirim ke Amerika mengambil kuliah S1 bidang teknik dan master bidang geologi. Pemuda ini lulus dengan hasil memuaskan. Selanjutnya ia pulang ke negerinya dan bekerja sebagai insinyur.

Kini ia sudah menaklukkan ”rasa sakit”nya, kembali sebagai insinyur dan bisa minum air yang dulu dilarang baginya. Apakah sampai di situ saja?

Tidak, karirnya melesat terus. Karirnya melonjak dari kepala bagian, kepala cabang, manajer umum sampai akhirnya ia menjabat sebagai wakil direktur, sebuah jabatan tertinggi yang bisa dicapai oleh orang lokal saat itu.

Ada kejadian menarik ketika ia menjabat wakil direktur. Insinyur Amerika yang dulu pernah mengusirnya, kini justru jadi bawahannya.

Suatu hari insinyur tersebut datang menghadap karena ingin minta izin libur dan berkata; “Aku ingin mengajukan izin liburan. Aku berharap Anda tidak mengaitkan kejadian air di masa lalu dengan pekerjaan resmi ini. Aku berharap Anda tidak membalas dendam atas kekasaran dan keburukan perilakuku di masa lalu”

Sang wakil direktur mantan pekerja rendahan ini menjawab, “Aku ingin berterimakasih padamu dari lubuk hatiku paling dalam karena kau melarang aku minum saat itu. Ya dulu aku benci padamu. Tapi, setelah izin Allah, kamu lah sebab kesuksesanku hingga aku meraih sukses ini."

Kini sikap positifnya sudah membuahkan hasil, lalu apakah ceritanya sampai di sini?

Tidak. Akhirnya mantan pegawai rendahan ini menempati jabatan tertinggi di perusahaan tersebut. Ia menjadi Presiden Direktur pertama yang berasal dari bangsa Arab.Tahukan Anda apa perusahaan yang dipimpinnya?

Perusahaan itu adalah Aramco (Arabian American Oil Company) perusahaan minyak terbesar di dunia. Ditangannya perusahaan ini semakin membesar dan kepemilikan Arab Saudi semakin dominan. Kini perusahaaan ini menghasilakn 3.4 juta barrelsE (540,000,000 m3) dan mengendalikan lebih dari 100 ladang migas di Saudi Arabia dengan total cadangan 264 miliar barrels (4.20×1010 m3) minyak dan 253 triliun cadangan gas.

Atas prestasinya Ia ditunjuk Raja Arab Saudi untuk menjabat sebagai Menteri Perminyakan dan Mineral.

Ini adalah kisah Ali bin Ibrahim Al-Naimi yang sejak tahun 1995 sampai saat ini menjabat Menteri Perminyakan dan Mineral Arab Saudi.

Terbayangkah, hanya dengan mengembangkan hinaan menjadi hal yang positif, isu air segelas di masa lalu membentuknya menjadi salah seorang penguasa minyak yang paling berpengaruh di seluruh dunia.

Itulah kekuatan ”SIKAP POSITIF”.

Kita tidak bisa mengatur bagaimana orang lain berperilaku terhadap kita.

Tapi kita sepenuhnya punya kendali bagaimana menyikapinya.

Apakah ingin hancur karenanya?
Atau bangkit dengan semangat “Bersikap Positif” dan menjadi bagian dari solusi.



Keep positif thingking!